Ringkasan Pertemuan 9 - 10
Pertemuan 9 - 10
Evaluasi
1. Evaluasi empiris
Evaluasi empiris adalah proses penilaian dengan cara eksperimen, penelitian dan observasi serta dapat digunakan untuk memperoleh data lapangan dan memetakan strategi mitigasi bencana di beberapa tingkatan pemerintahan yang berlaku selama ini.
2. Perancangan Eksperimen
a. Hipotesa
Merupakan prediksi yang dihasilkan dalam eksperimen dan Masih menggunakan variable independent dan dependent, dimana variasi di dalam independent variable akan menyebabkan perbedaan pada dependent variable.
b. Variable
- Independent variabel
karakter suatu eksperimen yang memanipulasi untuk menghasilkan kondisi yang berbeda sebagai perbandingan.
contoh : jenis interface, level dari help, jumlah item menu dan perancangan icon.
- Dependent variabel
variabel yang dapat diukur dalam eksperimen.
contoh : kecepatan dari pemilihan menu.
c. Rancangan
- Between-Groups (Randomized)
* Masing-masing subyek diberikan kondisi yang berbeda yakni kondisi eksperimen dan control
* Setiap user menghasilkan satu kondisi
* Pengaruh dari subyek banyak.
- Within-Groups
* Setiap user akan menampilkan kondisi yang berbeda
* Jumlah user yang tersedia lebih sedikit
* Pengaruh dari subyek lebih sedikit
d. Paradigma evaluasi
• “Quick and dirty” evaluation
Adalah umpan balik berupa keinginan dan yang disukai dari user atau konsultan yang disampaikan secara informal kepada desainer tentang produk yang dibuatnya
• Usability testing
Melibatkan pengukuran kinerja user dalam mempersiapkan tugasnya secara hati-hati, dari proses inilah maka dibuatkan desain sistemnya
• Field studies
Berbeda dengan usability testing, evaluasi ini dilakukan di lingkungan asli dimana user bekerja, hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang kerja user secara alami dan bagaimana teknologi tersebut berdampak padanya
• Predictive evaluation
Didasarkan pada pengalaman seorang ahli dalam menghadapi user, dan biasanya hal ini dijadikan patokan untuk memprediksi masalah-masalah penggunaan sebuah produk
3. Partisipasi, IRB dan Etika
- Partisipasi
Merupakan keikutsertaan, peran serta atau keterlibatan yang berkaitan dengan keadaaan yang berbentuk harta benda, tenaga, dan keterampilan.
- IRB (Institutional Review Board)
Merupakan sebuah kelembagaan dewan peninjau ( IRB ), juga dikenal sebagai komite etika independen atau dewan peninjau etik , adalah panitia yang telah ditunjuk secara resmi untuk menyetujui, memantau, dan meninjau biomedis dan perilaku penelitian yang melibatkan manusia.
- Etika
Etika evaluasi terdiri dari 4 hal, yaitu:
a. Kerahasiaan hasil evaluasi
b. Keamanan evaluasi
c. Intepretasi hasil evaluasi
d. Penggunaan evaluasi
4. Pengumpulan Data
a. Teknik
- Teknik Observasi
* Think aloud
Cara yang popular dalam mengumpulkan informasi dengan melihat interaksi user.
* Analisa Protokol
* Automatic protocol analysis tools
EVA (Experimental Video Annotator) yaitu sistem prototipe yang berjalan pada multi-media workstation yang dihubungkan langsung ke video recorder.
* Post-task walkthroughs
Terdapat beberapa keadaan yang menyebabkan subyek tidak dapat berbicara selama observasi sebenarnya seperti subyek sedang mengerjakan tugas yang sangat penting dan banyak. Pada keadaan ini post-task walkthroughs dapat melihat secara subyektif perilaku user.
- Teknik Query
* Interview
Meng-interview user tentang pengalaman mereka dengan sistem interaktif yang menyediakan informasi secara langsung dan terstruktur.
* Questionnaire
Metode alternatif yang agak kurang fleksibel dibandingkan dengan interview tetapi dapat meraih subyek yang banyak dan membutuhkan waktu yang tidak lama. Terdapat beberapa jenis questionnaire yaitu General, Open-ended, Scalar, Multi-choice, Ranked.
b. Metode
- Kuesioner
Kuesioner adalah daftar pertanyaan tertulis yang ditujukan kepada responden. Jawaban responden atas semua pertanyaan dalam kuesioner kemudian dicatat/direkam
- Observasi
Pengamatan melibatkan semua indera (penglihatan, pendengaran, penciuman, pembau, perasa).
- Wawancara
Pengambilan data melalui wawancara /secara lisan langsung dengan sumber datanya, baik melalui tatap muka atau lewat telephone, teleconference.
- Dokumen
Pengambilan data melalui dokumen tertulis mamupun elektronik dari lembaga/institusi.
5. Analisa Data dan Interpretasi Hasil
Analisis data adalah proses Penyederhanaan data ke dalam bentuk Yang lebih mudah dibaca dan Diinterpretasikan. Analisis dan interpretasi data diperlukan untuk merangkumkan apa yang telah diperoleh, menilai apakah data tersebut berbasis kenyataan, teliti, dan benar. Analisis dan interpretasi data juga diperlukan untuk memberi jawaban terhadap pertanyaanpertanyaan yang diajukan.
Komentar
Posting Komentar